Di Indonesia bahkan mungkin di dunia sepertinya saat ini sedang demam SUV, atau setidaknya mobil yang kelihatannya seperti SUV. Sampai-sampai mobil dengan platform sedan ceper pun bisa di- SUV kan (meskipun kadangkala justru kebalikannya, platform SUV dijadikan mobil penyapu jalan alias ceper abiss..). Pokoknya apapun mobilnya, asal dia pakai over fender, ground clearance sedikit lebih tinggi, di atapnya ada nemplok roof rail, kebanyakan orang langsung bilang kalau itu adalah SUV.
Hal ini tidak lepas dari peran produsen/distributor dan ulasan-ulasan di media yang mengkategorikan mobil secara lebih sederhana agar mudah disampaikan dan memiliki daya tarik tersendiri dengan menyebut bahwa mobil anu adalah SUV. Meski bagaimanapun, itu adalah hal yang wajar, untungnya kompetisi otomotif yang semakin ketat justru membuat kita sebagai konsumen menjadi memiliki lebih banyak pilihan “SUV”.
SUV (Sport Utility Vehicle) adalah mobil penumpang yang dibangun di atas rangka/chassis pickup. Mengenai jenis-jenisnya sendiri silahkan googling sendiri yah. Dilihat dari sejarahnya, SUV sebetulnya lahir dari kebutuhan di jaman perang dunia untuk kendaraan penumpang yang nyaman namun memiliki ketangguhan seperti truk/pickup dan dapat menjelajah segala medan, dilengkapi 4 penggerak roda (4×4 atau 4 wheeel drive). Sehingga dibuatlah kendaraan yang dapat memenuhi kebutuhan tersebut. Awalnya desain SUV menggunakan 2 pintu seperti Jeep Wrangler. Meskipun masih banyak diproduksi versi tersebut, SUV masa kini kebanyakan memiliki 4 pintu, memiliki engine compartment (bonet) serta kabin penumpang yang menyatu dengan bagasi. Untuk versi dengan kursi 3 baris, space bagasinya ada di belakang baris ke-3.
Seiring berkembangnya industri otomotif, kondisi perekonomian dan berbagai kebijakan pemerintah. Muncul kebutuhan kendaraan yang lebih kecil, irit dan murah (yang tentunya sangat bertolak belakang dengan SUV), sedangkan selera pasar untuk kendaraan yang gagah seperti SUV malah terus meningkat membuat para produsen memutar otak untuk membuat genre baru mobil yang bisa memenuhi kebutuhan tersebut. Akhirnya terciptalah mobil jenis crossover yang merupakan varian dari platform mobil yang sudah ada, kemudian diberikan perbedaan signifikan pada area bodi, ground clearance dan feature ala SUV sehingga menjelma menjadi mobil yang lebih kecil namun memiliki sebagian karakter-karakter layaknya SUV.
Selain itu untuk lebih memenuhi pasar dengan harga yang lebih terjangkau, dibuatlah variasi-variasi dari mobil yang sudah ada dengan hanya menggunakan tempelan aksesoris khas SUV seperti roof rail dan over fender, untuk jenis ini lebih tepat kalau disebut sebagai crossover make-up dibanding crossover tulen.
Pasalnya pada periode awal, crossover make-up paling populer adalah Suzuki SX-4 dengan nama X-Over atau Crossover. Sebuah mobil hatchback dengan beberapa aksesoris dan feature yang menyerupai SUV. Sehingga banyak yang beranggapan bahwa crossover pertama di dunia adalah Suzuki SX-4. Padahal kalau kita lihat lagi tulisan di atas, hakikatnya justru seharusnya SUV-lah merupakan pelopor cross platform atau crossover.
Sudahlah, ga perlu diributin mengenai siapa yang berhak menyandang predikat crossover yang pertama. Supaya tidak tambah lieur, saya coba gambarkan simulasi sederhana mengenai risalah crossover dibawah ini.

Naah…dengan gambaran sederhana diatas, udah kebayang kan sebetulnya apa itu SUV dan crossover? Jadi untuk tahu jawaban pertanyaan sekaligus judul tulisan ini, cukup identifikasi ciri-ciri yang mudah dikenali dari SUV, crossover & SUV wanna be dibawah ini;
- SUV; memiliki chassis (ladder frame), ada versi light truck/pickupnya dan biasanya ada varian 4X4. Contohnya: Toyota Fortuner a.k.a Hilux, Mitsubishi Pajero Sport a.k.a Strada dan Ford Everest a.k.a Ranger
- Crossover; merupakan pengembangan dari platform mobil yang sudah ada sebelumnya dengan bentuk bodi yang berbeda dan memiliki kesamaan beberapa bagian tertentu seperti mesin, engine compartment atau floor. Contohnya; Honda CRV a.k.a Civic, Toyota Innova a.k.a Hilux dan Chevrolet Trax a.k.a Aveo
- Crossover make-up: bukan merupakan pengembangan atau persilangan dari platform mobil dengan bodi yang berbeda, banyak memakai aksesoris tambahan ala SUV. Contohnya; Suzuki SX-4, Toyota Yaris Heykers dan Honda BRV.
Jadi bagaimana? Mobilmu termasuk kategori yang mana?
